Keutamaan Sahabat Nabi رضي الله عنهم

oleh : Fawwaz Rozin 

(Santri kelas 3 KMI)


Tidak diragukan lagi bahwa para sahabat adalah pengikut Rasulullah ﷺ. Pemilik keutamaan yang agung, berdakwah bersama Beliau ﷺ, serta berperang bersamanya demi membela agama Allah ﷻ.


Hati mereka adalah hati yang terbaik setelah hati Rasulullah ﷺ. Sebagaimana yang tercantum dalam hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Mas’ud رضي الله عنه:


“Sesungguhnya Allah memperhatikan hati para hamba-hamba-Nya. Dan Ia dapati hati Muhammad ﷺ adalah hati yang paling baik, sehingga Allah memilihnya untuk diri-Nya dan mengutusnya sebagai pembawa risalah-Nya.”


“Kemudian Allah mendapati hati para shahabat beliau adalah hati yang paling baik setelah hati Muhammad ﷺ. Oleh karena itu, Allah menjadikan mereka sebagai para pendukung Nabi-Nya yang berperang demi membela agama-Nya. Apa yang dipandang baik oleh mereka (para shahabat), pasti baik di sisi Allah ﷻ. Dan apa yang dipandang buruk oleh mereka, pasti buruk di sisi Allah ﷻ.” (H.R. Ahmad no. 3600. Sanadnya shahih menurut Ahmad Syakir).


Memang pantas mereka dijadikan contoh dan teladan oleh manusia setelah Rasulullah ﷺ tiada. Kejernihan hati mereka menggerakkan setiap raga untuk bergegas menyambut kebaikan ketika diseru dan mentaati perintah dari setiap apa yang Allah dan Rasulullah titahkan.


Dengan demikian, generasi mereka disebut-sebut sebagai “Khoirul Qurun” yang berarti sebaik-baik generasi. Sebagaimana yang disabdakan oleh Nabi Muhammad ﷺ :


“Sebaik-baik manusia adalah generasiku, kemudian generasi berikutnya, kemudian generasi setelahnya.” (H.R Bukhari, no.3651 dan Muslim, no. 2533).


Sampai di sini dapat dipahami bahwa meneladani amalan-amalan para shahabat dirasa sangat urgen bagi seorang muslim. Karena seperti yang telah disebutkan di atas, para shahabat adalah umat paling mulia, ummat paling utama. Sehingga shahabat Abdullah bin Mas’ud رضي الله عنه mengatakan,


“Barangsiapa ingin mengikuti sunnah, maka hendaklah dia mengikuti sunnah orang yang telah meninggal. Sebab, orang yang masih hidup tidak pernah aman dari fitnah. Dan orang-orang yang meninggal tersebut adalah para shahabat Muhammad ﷺ.”


“Mereka adalah generasi ummat yang paling utama, paling bersih hatinya, paling mendalam ilmunya, paling sedikit bebannya. Merekalah satu kaum yang telah Allah pilih untuk menjadi pendamping Nabi-Nya dan untuk menegakkan agama-Nya.”


“Kenalilah keutamaan mereka, ikuti jejak mereka, pegangi akhlak dan kehidupan mereka menurut kesanggupan kalian. Sesungguhnya mereka berada di atas petunjuk yang lurus.” (Hilyah al-Auliya’, 2/32).


Semoga Allah ﷻ senantiasa memberikan hidayah-Nya kepada kita, sehingga kita selalu berada di jalan yang lurus. Yaitu sebagaimana jalan para shahabat Rasulullah ﷺ, Aamiin. [^]


editor: Abu Abdirrahman